Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-07 08:08:42【Resep Pembaca】113 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(817)
Artikel Terkait
- Badan Gizi Nasional tekankan kebersihan MBG cegah keracunan pada anak
- Kemenperin picu kemandirian industri lewat Pameran Industri Agro 2025
- Anggota DPR: MBG menurunkan stunting, tingkatkan kualitas pendidikan
- DPR RI sebut butuh kebersamaan sukseskan Program MBG
- BNPB utamakan perbaikan tanggul jebol di Bekasi, cegah banjir susulan
- BGN tegaskan menu MBG ngak boleh gunakan bahan pabrikan
- Wali Kota Semarang pastikan penanganan banjir optimal
- SPPG Asei Besar layani 35 sekolah wilayah pesisir Kabupaten Jayapura
- Raffi Ahmad apresiasi transformasi lapas di Nusakambangan
- BGN: Makan Bergizi Gratis capai 38,5 juta penerima jelang akhir 2025
Resep Populer
Rekomendasi

Pegawai Federal AS antre bantuan makanan saat shutdown

Kiat mengonsumsi ramen dengan pilihan lebih sehat

Malaysia apresiasi ketertarikan Selandia Baru gabung Dewan Halal ASEAN

Nikita hadiri sidang putusan terkait pemerasan dan TPPU di PN Jaksel

SPPG Sawahlunto awasi ketat proses cuci ompreng MBG secara berlapis

Kaya antioksidan, ini 8 manfaat black garlic bagi kesehatan tubuh

Pemkab Bantul minta pedagang bakso cantumkan label halal

Wamenkum minta aturan soal industri tembakau disusun ekstra hati